Scroll untuk baca artikel
DaerahDwipa NewsPOLRI

Mediasi Ojek Online dan Sopir Angkutan Bromo di Kademangan Berlangsung Kondusif

8
×

Mediasi Ojek Online dan Sopir Angkutan Bromo di Kademangan Berlangsung Kondusif

Sebarkan artikel ini
WhatsApp Image 2026 05 13 at 20.35.03

DwipaNusantaraPost.Com: PROBOLINGGO, 14 Mei 2026 — Kepolisian Sektor Kademangan memfasilitasi mediasi antara pengemudi ojek online dan sopir angkutan Bromo terkait permasalahan yang terjadi di kawasan selatan Terminal Bayuangga, Jalan Merapi, Kelurahan Triwung Lor, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo.

WhatsApp Image 2026 05 13 at 20.35.03 (2)Mediasi berlangsung di ruang rapat Polsek Kademangan dan dipimpin Kapolsek Kademangan Kompol Suharsono. Kegiatan tersebut dihadiri unsur kepolisian, perwakilan Dinas Perhubungan Kota Probolinggo, pengelola Terminal Bayuangga, Ketua Organda Kota Probolinggo, serta perwakilan sopir angkutan Bromo dan pengemudi ojek online.

Dalam pertemuan itu, kedua pihak menyampaikan pandangan masing-masing terkait persoalan yang terjadi di lapangan. Proses dialog berlangsung terbuka dengan mengedepankan penyelesaian secara musyawarah.

IKLANKapolsek Kademangan Kompol Suharsono SH. MM. mengatakan, mediasi dilakukan sebagai upaya menjaga kondusivitas wilayah serta mencegah konflik berkepanjangan di tengah masyarakat. Ia menekankan pentingnya komunikasi dan saling memahami antar-pihak yang terlibat.

WhatsApp Image 2026 05 13 at 20.35.03 (3)“Kami mengedepankan penyelesaian secara kekeluargaan. Harapannya, kedua belah pihak dapat menahan diri, saling menghormati, serta tidak mengulangi hal-hal yang dapat memicu konflik,” ujarnya.

Hasil mediasi menyepakati bahwa sopir angkutan umum Bromo tidak akan mengulangi tindakan yang dinilai merugikan dan berpotensi mencoreng nama baik daerah. Kedua belah pihak juga sepakat menyelesaikan persoalan secara damai, saling memaafkan, serta berkomitmen meminimalkan potensi konflik di kemudian hari.

WhatsApp Image 2026 05 13 at 20.35.03 (2)Sebagai tindak lanjut, mediasi lanjutan akan difasilitasi oleh Dinas Perhubungan Kota Probolinggo melalui forum komunikasi lalu lintas guna memperkuat koordinasi antar-pemangku kepentingan.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif. Kepolisian berharap kesepakatan yang telah dicapai dapat menjaga ketertiban serta menciptakan hubungan yang lebih harmonis antara pengemudi ojek online dan sopir angkutan umum di wilayah tersebut

[TEGAR]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *