Scroll untuk baca artikel
Berita UtamaDaerahDwipa NewsPOLRI

Sempat Bikin Heboh, Pemuda Salah Alamat di Probolinggo Diselesaikan Damai

17
×

Sempat Bikin Heboh, Pemuda Salah Alamat di Probolinggo Diselesaikan Damai

Sebarkan artikel ini
WhatsApp Image 2026 05 15 at 15.40.48 (1)

DwipaNusantaraPost.Com: PROBOLINGGO, 16 Mei 2026 – Kejadian seorang pemuda yang sempat membuat heboh warga karena masuk ke rumah warga di kawasan Kelurahan Triwung Lor, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo akhirnya diselesaikan secara damai melalui mediasi yang difasilitasi jajaran Polsek Kademangan.

Mediasi berlangsung di Mapolsek Kademangan pada Kamis (14/5/2026) malam dengan menghadirkan kedua belah pihak, perangkat lingkungan, serta aparat kepolisian.

WhatsApp Image 2026 05 15 at 15.40.48 (2)Plt. Kasihumas Iptu Zainullah mengatakan peristiwa tersebut murni dipicu kesalahpahaman akibat salah alamat saat pemuda tersebut mencari rumah temannya.

“Dari hasil mediasi dan klarifikasi, yang bersangkutan saat itu sedang mencari alamat rumah temannya. Namun karena salah alamat dan masuk tanpa permisi, warga sempat curiga sehingga menimbulkan kesalahpahaman,” kata Zainullah, Jumat (15/5/2026).

IKLANPeristiwa itu terjadi sekitar pukul 20.30 WIB di Jalan Merapi Gang At-Taqwa RT 11 RW 01 Kelurahan Triwung Lor. Pemuda bernama M. Y. H. (21), warga Desa Pohsangit Leres, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, diketahui masuk ke rumah warga karena mengira rumah tersebut adalah alamat yang sedang dicari.

Kondisi tersebut sempat membuat warga sekitar panik dan heboh. Namun situasi segera ditangani aparat kepolisian bersama tokoh lingkungan setempat.

Dalam proses mediasi, kedua pihak sepakat menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan. Pemuda tersebut juga telah menyampaikan permohonan maaf kepada pihak rumah yang didatangi.

WhatsApp Image 2026 05 15 at 15.40.48“Pihak pertama telah meminta maaf dan pihak kedua juga sudah memaafkan. Kedua belah pihak sepakat tidak memperpanjang persoalan ini dan menyelesaikannya secara damai,” ujar Kasihumas.

Kasihumas menambahkan, pendekatan problem solving dan mediasi dilakukan untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif serta mengedepankan penyelesaian humanis di tengah masyarakat.

TGR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *